Beijing, Oh…Beijing

Beijing, Oh…Beijing

Fenessa Suharto

Belajar di luar negeri memang berbeda dibandingkan dengan belajar di luar negeri. Pengalaman saya sekolah di Beijing mengubah banyak cara pandang dan hidup saya .

Pilihan saya belajar di Beijing adalah pilihan yang sangat tepat, karena bukan hanya guru-guru di Beijing yang sangat ramah tetapi teman-temannya yang juga sangat asyik. Biasanya setiap bulan wali kelas akan merayakan yang berulang tahun pada bulan itu dengan cara membelikan kue tart serta snack-snack makanan kecil untuk merayakan bersama. Dan yang lebih asyiknya lagi, uang yang dipakai untuk membeli kue tart dan makanan kecil adalah uang wali kelasnya. Sangat baik bukan? Bukan hanya itu guru-guru atau dosen-dosen yang mengajar, turut aktif berpatisipasi dalam setiap kegiatan yang diadakan sekolah. Jadi, disana dosen seperti teman, belajar bersama dan bermain bersama. Seringkali guru mengajak murid untuk keluar jalan bersama para murid di hari sabtu atau minggu saat tidak ada kelas.

fenessa suhartoBelajar di BLCC (Beijing Language and Culture College) membuat kemampuan berbahasa mandarin saya melesat. Karena bukan hanya setiap hari saya harus berbicara bahasa mandarin, tetapi juga karena bahan- bahan yang diberikan sekolah sangat cocok dan membantu pertumbuhan bahasa saya. Guru-guru disana sangat professional dan mengerti bagaimana cara membuat hal yang susah menhadi mudah dimengerti, dan mereka sangat sabar menjawa setiap pertanyaan dan permasalahan yang kita temui .

Makanan di Beijing sangat berminyak, jadi untuk mengatasi hal ini biasanya saya dan teman saya memakai fasilitas dapur yang disediakan oleh sekolah untuk para murid. Jika memang saya sedang ingin makan masakan Indonesia, cukup pergi ke pasar dan memasak. Dengan demikian, bukan hanya memuaskan kerinduan makan makanan Indonesia tapi juga menghemat uang makan sehari-hari.

Sekolah saya adalah BLCC (Beijing Language and Culture College) dan saya senang sekali saya pernah sekolah disitu. Karena , selain fasilitas sekolahnya yang sangat lengkap dan mewah , makanan kantin yang enak dan murah , serta guru-guru yang ramah , mereka juga memiliki acara dimana setiap dua minggu sekali mengajak para murid jalan-jalan ke salah satu tempat wisata di Beijing (berbeda setiap minggunya) tanpa dipungut biaya sama sekali . Saya pernah menonton teater yang jika saya beli sendiri butuh harga jutaan rupiah , tapi untungnya sekolah yang waktu itu membawa saya untuk menonton teater bersama. Dan itu merupakan pertunjukan teater yang tak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Karena pertunjukannya begitu meriah, begitu spektakuler .

Jika kamu ke Beijing, dijamin kamu akan puas makan- makan. Karena di Beijing banyak restoran-restoran yang sangat lezat, makanan Indonesia, China, Jepang , Mexico , Vietnam , semuanya ada di Beijing. Dijamin puas!

Beijing adalah kota yang patut untuk dikunjungi. Meskipun Beijing terbilang kota yang berpolusi cukup parah, tapi Keindahan dan keanggunan Beijing patut untuk kita lihat dan rasakan. Tahukah kamu Kalau Beijing adalah kota yang memiliki peninggalan sejarah di seluruh dunia? Saya adalah orang yang menyukai tempat-tempat wisata yang berbau sejarah. Begitu berkunjung ke Beijing saya langsung mengunjungi salah satu 7 keajaiban dunia, The Great Wall, Summer Palace, Forbidden City, Old Summer Palace, dan lain-lain.

Tempat yang asyik untuk dikunjungi adalah Wangfujing. Wangfujing adalah salah satu pusat perbelanjaan di Beijing yang sangat terkenal, selain itu mereka terkenal karena menjual makanan yang aneh-aneh seperti kelajengking goreng, kumbang bakar, dan lain lain. Tapi kalau bicara tempat perbelanjaan yang paling sering saya kunjungi adalah Beijing zoo. Eits, sabar dulu, maksud saya bukan di Beijing zoo nya melainkan dibawah Beijing zoo ada sebuah pusat perbelanjaan yang sangat murah dan dijamin ramah sama kantong. Bukan hanya murah, tapi kualitas barangnya juga bagus.

Belajar diluar negeri memang pada awalnya akan membuat kita kangen rumah dan ingin pulang. Tetapi selama kita tegar dan bertahan, sebenarnya kehidupan di luar negeri juga tidak kalah enaknya jika dibandingkan dengan kehidupan kita di kampung halaman kita. Selama kita mempunyai tekad dan kemauan yang besar. Semangat!