Membangun Kembali Kebudayaan Hawaii Melalui Festival Merrie Monarch

Membangun Kembali Kebudayaan Hawaii Melalui Festival Merrie Monarch

Helio Miguel de Araujo
UH Hilo

Jika anda penasaran ingin tahu apa saja festival terbesar di Hawaii, maka “Festival Merrie Monarch” merupakan jawaban teratas diantara beberapa festival terbesar yang diadakan di kepulauan ini. Perhelatan tahunan terbesar tersebut adalah festival Hula (sebuah dansa tradisional ciri khas suku Polinesia) dalam seminggu penuh yang diselengarakan di Hilo, kepulauan terbesar Hawaii. Festival Merrie Monarch pertama kali diinisiasikan pada tahun 1963, sebagai sebuah perhelatan untuk meningkatkan industri parawisata Hawaii dan di gelar pertama kali setahun berikutnya pada tahun 1964 dengan menampilkan beraneka ragam pertunjukan dan kompetisi selain Hula. Kemudian, baru secara ofisial diperkenalkan sebagai Festival khusus Hula pada  thaun 1971, namun hanya diperuntukkan kepada para penari Wahine (wanita) dan menyusul diikutsertakan para penari Kane (Laki-laki) lima tahun kemudian.

Festival Merrie Monarch hula dancers sitting

Sebagai bentuk dari sebuah apresiasi kebudayaan, selain dari euforia dan kemegahan yang dipersembahkan di keramaian kota, perayaan disambut dengan menjunjung tinggi arti kebudayaan and sejarah yang sangat mendalam tentang Hawaii untuk menghormati kebudayaan and kerajaan Hawaii. Merrie Monarch didedikasikan secara khusus untuk menghormati raja David Kalākaua, raja terakhir dalam sejarah kerajaan Hawaii yang sangat bertekad mengabdikan diri sepenuhnya dalam melestarikan kebudayaan, bahasa dan kesenian asli dari Hawaii. Dalam kerajaannya, ia sangat dikenal sebagai pelindung and pendukung radikal akan kebudayaan Hawaii, termasuk Hula yang sangat dilarang keras untuk dipraktekkan selama masa penjajahan.

Festival Merrie Monarch terbagi dalam beberapa kategori berbeda, diaman para penarinya berkisar dari usia berbeda-beda yang mencakup para penari lokal Hawaii, penduduk lokal Amerika dan Alaska, serta para penari yang berdatangan jauh-jauhan dari luar negri, seperti Japan, Taiwan dan beberapa negara dari Amerika Selatan. Pertunjukan keempat-hari pertama dalam festival meliputi pertujukan bebas dan non-kompetisi yang menampilkan penari lokal dan internasional di beberapa tempat di sekitar Hilo. Ada juga pameran kesenian dan kerajinan tangan yang turut meramaikan perhelatan ini. Perayaan untuk kategori pertama ini diakhiri dengan sebuah pawai besar-besaran keliling kota Hilo. Kemudian, perayaan diikuti dengan kompetisi Hula dikemudian hari dengan memperlombakan peserta penari tunggal dan kelompok pria dan wanita berkompetisi. Festival diakhiri dengan perebutan gelar bergengsi “Miss Aloha Hula” bagi para penari wanita tunggal yang bersaing ketat dengan menampilkan dansa Hula tradisional dan modern, serta nyanyian lagu tradisonal di hari terakhir yang bersamaan dengan pungumuman para juara di seluruh kategori. Pemenang Miss Aloha Hula adalah pemenang paling teristimewa karena dijuluki sebagai penari tunggal terbaik wanita.

Merrie Monarch Festival Miss Hula

Semenjak penyelengaraannya, festival tersebut selalu menarik perhatian dunia, dengan partisipasi yang sangat maksimal dari ribuan penari dan turis yang berdatangan jauh-jauhan dari seluruh pelosok dunia ke Hilo, hanya untuk menyaksikan pertunjukkan dan kontes Hula terbesar dan termega dalam sejarah komunitas suku Polinesia ini. Oleh karena itu, seluruh ribuan tiket selalu terjual habis berjauhan hari sebelum perhelatan dimulai.

Sekarang ini, perayaan festival Merri Monarch telah menjadi sebuah festival tahunan terbesar di Hawaii yang dikhususkan untuk pertunjukkan dan kompetisi Hula dalam seminggu penuh yang selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat dunia. Perhelatan ini biasanya digelar di musim-semi (spring), sekitar pertengahan bulan Februari. Artinya, Festival Merrie Monarch tahun ini akan segera digelar, dimana telah dijadwalkan mulai dari tanggal 27 Maret- 2 April dengan tiket telah terjual habis.